“Di hari resital Chopin itu, seorang asing yang tak kukenal datang menyapaku. Seorang yang sama, yang mengatakan ingin menjadi temanku. Dia menyusup di antara pintu-pintu sempit dan gelap itu hanya untuk menemukan diriku yang sebenarnya.” –Aurore *** Paris, 1848 Nada bertaut kian kemari, naik dan turun, seakan mengasingkan sang gadis di antara bukit-bukit salju. Pula warna-warni nada itu …